Jumat, 17 Juni 2016

Bagaimana Hukum Berhijab Untuk Muslimah? Manpaat Berhijab

Seberapa pentingkah hijab itu untuk muslimah, apakah ada manpaatnya? Dan bagaimanakah hukumnya berhijab? Berikut penjelasnnya:

1. Hijab itu adalah kewajiban yang Allah karuniakan pada Muslimah | karena selain membuat terhormat, hijab juga menjadi bagian ibadah.

2. Maka Muslimah apapun aktivitasnya, wajib berhijab tanpa alasan | dan karena ibadah, maka haruslah memenuhi apa yang Allah tentukan.

3. Karena hijab itu wajib, maka niatan bukan sebab batalnya kewajiban | walau niat sangat mempengaruhi diterimanya ibadah dan ganjaran.

4. Maka tidak boleh orang berucap "kalo nggak niat, nggak usah hijab" | karena niat nggak niat, ikhlas atau nggak, hukum hijab tetap wajib.

5. Juga salah ucapan "untuk apa hijab kalo bukan dari hati? lepas aja lah!" | yang betul, hijabnya wajib, ya pertahankan, niatnya perbaiki

6. Adanya kesalahan dalam kewajiban dan ibadah yang Allah perintahkan | seharusnya bukan jadi alasan menyoalkan, bahkan meremehkan.

7. Kita lihat memang banyak Muslimah berhijab masih bermaksiat | tapi bukankah tak berhijab itu juga maksiat? manusia pasti maksiat?

8. Maka jangan kaitkan kewajiban hijab dengan kekurangan manusia | justru kita mesti kuatkan semangat berhijabnya, hidayah lain ikut serta.

9. Begitu juga bagi anak yang belum baligh, betul hijab tak wajib | hanya saja kewajiban dan ibadah itu perlu dilatih dan dibiasakan.

10. Anak-anak dikenalkan dengan identitasnya sebagai Muslimah | mereka harus dibuat nyaman dengan hijabnya, dibuat terbiasa beribadah.

11. Maka penting bagi sekolah untuk tidak hanya tausiyah tentag hijab | tapi benar-benar membiasakan anak-anak Muslimah berhijab syar'i.

 12. Perkara anak-anak itu melepas hijabnya sepulang sekolah | namanya juga latihan, maka pelan-pelan kita pahamkan dengan tausiyah

13. Anak-anak belum baligh memakai hijab karena wajib di sekolah | lalu melepas sepulangnya, itu juga bukan hinaan pada agama, biasa saja

14. lha bagaimana bisa disebut menghina agama? itu Muslimah belum baligh kok | dan justru lagi pelatihan taat, melatih membiasakan yang baik

15. anak-anak yang dilatih taat sejak awal saja belum ada jaminan taat nantinya | apalagi yang tidak dibiasakan dalam taat? lebih berisiko

16. Maka tugas kita ialah melatih anak-anak terbiasa dengan kewajiban | dan terus-menerus memperbaiki niat mereka dalam ibadah

17. Dan ingat, membiasakan beribadah itu bukan memaksa, tapi itulah tugas pendidik | adalah kewajiban pendidik dalam membiasakan kebaikan

18. Maka aturan wajibnya hijab di sekolah bagi anak-anak, itu perlu dan penting | memahamkan mereka tentang hijab itu ibadah, sama penting

19. Karena pikir, rasa, tingkah anak-anak, adalah apa yang mereka dengar, lihat, lakukan | makasi picnya Hijab Alila.


Di Post Pada : June 9 at 8:32am
Continue reading...

Jadi apa sih kriteria memilih istri? Part 1

Apa sih kriteria nyari istri? Kalau ditanya laki-laki ya biasanya dilihat awalnya dari fisik, dari pandangan mata, yang dzahir

Wajah manis kalau bisa putih bersih, kulit licin sampe-sampe lalet hinggap kepeleset, senyum manis, bodi ramping sukur-sukur seksi

Saya nggak bilang fisik nggak penting, fisik penting tapi bukan segalanya, karena bahagia itu bukan bentuk fisik, sering malah jadi penghalangnya.

Bagi wanita yang sibuk HANYA perbaiki fisik, jangan heran bila kamu menarik hanya bagi lelaki yang level penilaiannya dominan fisik juga.

Sibuk memoles, memutih, meramping, memadu-padan, dan LUPA bahwa yang fana itu bakal hancur, dan tak selamanya menarik.

Bagi lelaki fisik memang memesona, tapi terbatas, easy come easy go, begitu memiliki dan terbiasa, petualangan lelaki lanjut lagi.

Karena yang fana tak memuaskan dan tak mengikat, lelaki yang menikahi wanita sebab fisik, akan mudah berpindah pada fisik lain, yang lebih.

Lalu apa yang pesonanya bertumbuh seiring waktu, tak memudar sebab usia, yang bertahan lama dan mengikat? Yang ada pada UmmuAlila?


Bersambung di postingan berikutnya Jadi apa sih kriteria memilih istri? Part 2
Continue reading...

Jadi Apa Sih Kriteria Memilih Istri? Part 2

Yang pertama tentu saja sama tujuannya, karena rumah tangga tanpa tujuan sama saja main bola tanpa gawang, nggak ada golnya, yang ada kebosanan, tawar.

- Tujuan ini yang menjadikan hidup kita lebih berwarna, ikatan kita bukan ikatan biasa, yang memberi alasan terus cinta, dan keindahan selalu berserta.

- Saya dan @ummualila dibentuk dari kajian-kajian Islam, dakwah yang sama dan tujuan yang sama, kerinduan yang sama akan tegaknya syariat Allah di bumi-Nya.

- Maka jangan tanya kenapa saya memilihnya, karena "keren" bagi saya juga "keren" baginya, kesukaan kita sama, kebencian juga, apa alasan kita tak saling merindu?

Yang kedua, satu tujuan tak menjamin bisa berjalan bersama bila tak ada ikatan, dan ikatan itu datang dari komunikasi, saling menghargai, saling mengerti dan memahami.

- Saat meminangnya, pertanyaan saya kepadanya "aku cuma perlu 2 hal darimu, yaitu, dukung aku selama aku dalam dakwah, dan percaya padaku bila aku selalu melakukan yang terbaik bagimu"

- Dijawab dengan singkat lewat pesan singkat "aku akan selalu mendukungmu, dan mempercayaimu". Bagi saya itu lebih dari penyemangat, itu ikatan diantara kita, PERCAYA.

- Selain itu semua, KETAATAN lah yang takkan hilang dengan waktu, tak berkurang karena jarak, tak memudar dengan usia, taat itu mengikat lelaki yang serius, lelaki yang terikat Tuhannya

- Bagi saya @ummualila tetaplah wanita sederhana yang saya kenal bertahun lalu, tak marah bila dihina, tak susah saat sulit harta, tak lelah saat suaminya payah, SEDERHANA


Carilah istri yang siap bersama saat tak ada, supaya menghargai ketika ada. Istri yang siap bersamamu saat taat, dan mengingatkanmu saat engkau maksiat, yang salihah.

Dan istri semisal itu takkan didapat kecuali bila dia sudah mengkaji Islam dan taati Allah. Istri semisal itu jauh, bila lelakinya tak pernah mengkaji dan berjalan di jalan Islam ☺️☺️☺️

Di Post Pada June 10 at 9:45pm
Continue reading...