Yang pertama tentu saja
sama tujuannya, karena rumah tangga tanpa tujuan sama saja main bola
tanpa gawang, nggak ada golnya, yang ada kebosanan, tawar.
- Tujuan
ini yang menjadikan hidup kita lebih berwarna, ikatan kita bukan ikatan
biasa, yang memberi alasan terus cinta, dan keindahan selalu berserta.
- Saya dan @ummualila dibentuk dari kajian-kajian Islam, dakwah yang sama
dan tujuan yang sama, kerinduan yang sama akan tegaknya syariat Allah
di bumi-Nya.
- Maka jangan tanya kenapa saya memilihnya, karena
"keren" bagi saya juga "keren" baginya, kesukaan kita sama, kebencian
juga, apa alasan kita tak saling merindu?
Yang kedua, satu tujuan
tak menjamin bisa berjalan bersama bila tak ada ikatan, dan ikatan itu
datang dari komunikasi, saling menghargai, saling mengerti dan memahami.
- Saat meminangnya, pertanyaan saya kepadanya "aku cuma perlu 2 hal
darimu, yaitu, dukung aku selama aku dalam dakwah, dan percaya padaku
bila aku selalu melakukan yang terbaik bagimu"
- Dijawab dengan
singkat lewat pesan singkat "aku akan selalu mendukungmu, dan
mempercayaimu". Bagi saya itu lebih dari penyemangat, itu ikatan
diantara kita, PERCAYA.
- Selain itu semua, KETAATAN lah yang takkan
hilang dengan waktu, tak berkurang karena jarak, tak memudar dengan
usia, taat itu mengikat lelaki yang serius, lelaki yang terikat Tuhannya
- Bagi saya @ummualila tetaplah wanita sederhana yang saya kenal bertahun
lalu, tak marah bila dihina, tak susah saat sulit harta, tak lelah saat
suaminya payah, SEDERHANA

Carilah istri yang siap bersama saat
tak ada, supaya menghargai ketika ada. Istri yang siap bersamamu saat
taat, dan mengingatkanmu saat engkau maksiat, yang salihah.
Dan istri semisal itu takkan didapat kecuali bila dia sudah mengkaji
Islam dan taati Allah. Istri semisal itu jauh, bila lelakinya tak pernah
mengkaji dan berjalan di jalan Islam ☺️☺️☺️
Di Post Pada June 10 at 9:45pm
0 komentar